Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2014

Setahun yang lalu

Selembut angin malam Secerah cahaya bintang Bayangmu kembali bersemayam Menemani rindu yang mulai mengusik sang angan Tahun ini tepat setahun sudah tepat setahun dimana aku mulai mengenalmu Setahun, detak jantungku yang berpacu  tiap mengingatmu Setahun, senyummu yang selalu menjadi penenangku Setahun, suaramu yang selalu coba untuk ku dekap menjadi teman setia pengusir sepi Setahun, rindu yang tiba-tiba selalu datang bertubi Masih teringat jelas terkenang tanpa batas Ketika aku menemukanmu karena keadaan Keadaan yang serba kebetulan dan aku tak pernah percaya dengan semua itu Karena aku percaya semua ini bukan sebuah kebetulan Melainkan takdir yang sudah menggariskan kita  untuk saling mengenal Betapa waktu menari begitu lembutnya Seolah ingin mengajakku perlahan  melenggok indah bersama simfoninya  Membiarkan rasa itu tumbuh dan mengalir perlahan Rasa yang selalu coba untuk ku jaga di setiap detak denyut nadi...

Simfoni Waktu

Denting waktu berbunyi Detik perlahan berganti hingga menemui hitungan jam Haripun ikut berganti Sang waktu seolah berlari lembut bersama dengan iramanya Dan dentang lonceng malam ini menyadarkanmu Akan pertambahan usiamu Selamat ulang tahun Semoga Tuhan selalu melindungimu Mendekapmu dengan kebahagiaan yang bertubi Menuntunmu untuk lebih dekat dengan arti kedewasaan Memaknai hidupmu untuk sesuatu yang berharga Selamat ulang tahun Semoga sang waktu akan terus mengajakmu berlari bersama simfoninya ----------- F.-

Terimakasih atas kehadiranmu itu

Perkenalan itu tak pernah ku duga Berawal dari sebuah keisengan dan sekarang berakhir dalam genangan asa  yang memuja namanya Kau dengan berbaik hati membukakan pintu itu Padahal tidak dengan sekuat tenaga aku mengetuknya Kau tawarkan senyum hangat khas seorang ksatria berkuda yang siap melindungi siapapun yang kau lihat dibalik pintu itu Kebaikkan dan ceriamu selalu coba kau torehkan ke dalam lembaran hariku Membawaku pada puncak perasaan yang aku sebut nyaman Kau seolah mengisi lembaran kosong dalam catatan hariku Membiarkannya menjadi halaman yang penuh warna ku akui, aku bahagia saat itu Tapi waktu sepertinya belum berpihak pada cerita ini Waktu belum berpihak untuk melihat halaman berwarna tadi  penuh hingga keujung batasnya Dia biarkan lembaran itu luntur karena kepergianmu menyisakan noda yang kini mulai mengering Aku tidak pernah menyalahkan siapapun Tidak dengan waktu  Tidak dengan perasaan itu  Tidak juga den...

Biarkan Waktu Yang Menjawab

Dan jangan kau ucapkan selamat tinggal Karena aku tahu perspisahan ini hanya sementara bukan selamanya Karena semenjak detik itu aku tahu hati kita telah saling berketuk saling menyapa dan bercerita tentang manisnya merenda cinta Jika mungkin waktu belum berpihak pada kita biarkan deru angin dan rintik hujan yang bersaksi tentang kekuatan cinta kita Hingga akhirnya waktu menemui masa lelahnya dan mengizinkan kita untuk mengucap janji setia  ----------- F.-

1 November 2014

Hari ini hari berharga bagimu Hari dimana kamu akan terus mensyukuri  setiap nikmat nafas yang telah Allah berikan padamu Hari ini adalah hari dimana kamu akan semakin mengerti tentang makna hidup Hari dimana kamu akan berjalan menuju satu puncak tangga kehidupan yang baru Mencoba untuk membuka lembaran baru untuk kemudian kau torehkan ke dalam sisa umurmu Di hari bahagia ini ku selipkan doa untukmu Semoga kebahagiaan selalu menyelimuti harimu dan kedewasaan yang mampu merubahmu menjadi pujaan setiap orang Mampu mewujudkan segala angan dan cita  dalam dekapanmu Selamat ulang tahun Semoga waktu berpihak untuk bisa segera menemukan kita ----------- F.-

Kaulah Cahaya itu

Bagiku kau seperti cahaya yang menyeruak masuk ke dalam ruang hatiku yang telah lama tertutup karena pilu Kau sinari aku dengan hangat cahayamu Kau tuntun aku untuk keluar dari bayangan masa lalu dan membawaku ke dalam lembaran dunia baru yang telah lama ku rindu ----------- F.-

Kamu

Ada getar yang mengalir dalam kalbuku Berbisik tentang sebuah perasaan  yang tak biasa Aku melihatmu laksana seorang musafir yang menemukan sumber mata air di tengah keringnya gurun Hadirmu seolah menyirami kembali hatiku yang sekian lama berjalan bersama keringnya hati Menatapmu adalah bahagiaku Senyummu adalah hidupku Sedihmu adalah risauku Karena kau memberikan sesuatu yang baru dalam perjalanan cintaku Karena kau adalah penyejuk hatiku yang sudah lama ku nanti seiring mengeringnya hati ----------- F.-