Perkenalan itu tak pernah ku duga Berawal dari sebuah keisengan dan sekarang berakhir dalam genangan asa yang memuja namanya Kau dengan berbaik hati membukakan pintu itu Padahal tidak dengan sekuat tenaga aku mengetuknya Kau tawarkan senyum hangat khas seorang ksatria berkuda yang siap melindungi siapapun yang kau lihat dibalik pintu itu Kebaikkan dan ceriamu selalu coba kau torehkan ke dalam lembaran hariku Membawaku pada puncak perasaan yang aku sebut nyaman Kau seolah mengisi lembaran kosong dalam catatan hariku Membiarkannya menjadi halaman yang penuh warna ku akui, aku bahagia saat itu Tapi waktu sepertinya belum berpihak pada cerita ini Waktu belum berpihak untuk melihat halaman berwarna tadi penuh hingga keujung batasnya Dia biarkan lembaran itu luntur karena kepergianmu menyisakan noda yang kini mulai mengering Aku tidak pernah menyalahkan siapapun Tidak dengan waktu Tidak dengan perasaan itu Tidak juga den...
Biar lewat kata aku bercerita ....